Mencari Peserta Diklat itu Lebih Susah daripada ……….

Haha, akhirnya jadi blog curhat deh. Sekali-sekali lah ya, mudah-mudahan ada hikmah untuk kita para pelaku pendidikan di negeri ini….

Jadi ceritanya ya… ini bukan dongeng lho

Di sini  akan diadakan Diklat Clinical Supervisin, tanggal 21 Mei – 10 Juni 2012. Dari judulnya saja sudah ketahuan, diklat ini tentang penguatan kemampuan pengawas dalam melaksanakan tugasnya melakukan supervisi. Kriteria peserta pun sederhana.

1. Pengawas / Kepala Sekolah SMA/SMK /SMP. Wakil Kepala Sekolah pun boleh.

2. Latar belakang pendidikan adalah matematika. Atau apabila di daerah yang bersangkutan berlaku sistem pengawas mata pelajaran “rumpun”, maka pengawas rumpun matematika pun tidak masalah.

3. Bersedia mengikuti diklat dengan bahasa pengantar adalah bahasa Inggris.

Haha, dan ternyata persyaratan nomor 3 bagaikan sebongkah batu besar yang benar-benar sulit ditembus. Dan taukah Anda, persyaratan itu bukan persyaratan yang dibuat-buat dan mengada-ada. Diklat ini dirancang secara profesional, melibatkan peserta dari negara lain tingkat ASEAN, narasumber ahli dari berbagai universitas terkemuka dunia di bidang pendidikan matematika. Dan Indonesia sebagai TUAN RUMAH nya justru kesulitan dapat peserta!

Dan inilah yang terjadi…    Ternyata mencari peserta diklat nya lebih susah daripada mencari narasumbernya … Oalah….

Sampai detik saya menulis blog ini, baru ada 7 orang yang lolos kualifikasi. Diantara setumpuk nama pengawas/kasek yang ada di database, kebanyakan malah sudah menolak duluan ketika tau bahwa diklat diadakan dalam bahasa Inggris. Haha, ada apa ini?😈

Entahlah, tapi sepertinya…. mencari peserta Indonesian Idol lebih mudah daripada mencari peserta diklat:mrgreen:

dapet di gugel

PS: biar bagaimana, tulisan ini tetap masuk kategori woro-woro…. jadi kalo Pembaca menemukan tulisan ini sebelum 10 Mei 2012, dan mempunyai rekomendasi yang memenuhi 3 syarat di atas, silahkan klik link tadi untuk mendaftar. Maturnuwun🙂

3 thoughts on “Mencari Peserta Diklat itu Lebih Susah daripada ……….

  1. yah… begitulah bu … kalau sudah berhadapan dengan bahasa Inggris, ternyata kita banyak menemukan kendalanya……. ntar kalau ada diklat spt ini, dan mengharuskan berbahasa inggris jangan lupa ya hubungi saya…. jamin deh, saya bakal jadi pendengar yang baik dalam diklat hehehehe……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s