(prolog : tulisan ini sama sekali bukanlah pembelaan diri)

Dark Chocolate (singkat: DC) ternyata memiliki manfaat kesehatan yg lebih unggul dibanding jenis coklat lain. Kenapa? Karena kandungan cocoa DC lebih tinggi 65% dibanding coklat biasa atau coklat putih.
Chocolate is made from plants, which means it contains many of the health benefits of dark vegetables. These benefits are from flavonoids, which act as antioxidants.
Antioxidant bermanfaat sebagai anti-aging yang disebabkan oleh radikal bebas yang dapat membahayakan jantung.
Ternyata kandungan antioxidant pada DC setara dengan 8x antioxidant strawberry.

Kelebihan DC antara lain:
- nyam…nyamm…. (ini mah berlaku untuk semua jenis coklat)
- Studi menyatakan, a small bar (wah, ternyata disarankannya cuma small) dark chocolate setiap hari dapat menjaga sistem jantung dan cardio vaskular berjalan baik, menurunkan tekanan darah dan menjaga kolestrol darah.
- Mengandung zat-zat yg dapat menstimulasi hormon-hormon yang berfungsi sebagai anti-depresi, mencegah kantuk, dan lain-lain.
Tips memaksimalkan khasiat coklat :
- Tidak lebih dari 100gr coklat perhari! Gimana2 tetap aja coklat merupakan makanan high-calories dan high-fat. Jadi sangat disarankan mengimbangi makan coklat dengan aktifitas-aktifitas yang membakar kalori. Pertanyaannya, kalo makan coklat ga tiap hari, berarti sekali makan boleh dirapel dong? Hehehe…
- Pilih dark chocolate! Usahakan bukan yang dicampur susu, karamel atau apapun yang sifatnya menambah kadar kalori dan gula di tubuh. Kalau memang mencari tambahan citarasa, maka almond, kismis, orange jauh lebih baik untuk dikonsumsi.
- Sekali lagi, hindari dark chocolate+susu ! That’s a bad things! Protein pada susu akan menghambat penyerapan antioxidant oleh tubuh. So, ga mau sia-sia kan?

- Perhatikan sikon. Sebelum mengkonsumsi coklat, periksa tanggal kadaluarsa. Periksa juga label BPPOM dan sertifikat halal. Saat ini merebak isu-isu coklat dengan campuran zat-zat yang membahayakan kesehatan….
- Dan yang paling penting, periksa juga mata Anda, hati-hati mengkonsumsi coklat berlebihan karena dapat merusak mata (yg saya maksud di sini adalah mata pencaharian, hehe…)
Categories: kesehatan
Tagged: chocolate, coklat, dark chocolate
Sabtu 1 Desember 2007, kurang lebih pukul 10.30 WIB secara tak sengaja saya
menyaksikan acara di Metro TV, Oprah Winfrey Show. Tema saat itu adalah kesehatan,
dengan menghadirkan Dr. Oz, seorang dokter yang cukup terkenal di Amerika. Berbagai masalah kesehatan dibahas pada acara ini. Yang menarik perhatian saya adalah pada sesi terakhir ketika Dr. Oz memeperkenalkan sebuah barang yang
kemudian disebut Pot Neti.

Bentuknya unik, kira-kira seperti teko mini yang sering untuk menghidangkan teh di zaman dahulu.
Namun dengan ukuran yang lebih pepat dan mulut teko yang panjang dan mengecil.
Sang dokter memperkenalkan bahwa Pot Neti ini digunakan untuk mencegah penyakit sinusitas.
Sebenarnya seperti apa penyakit sinusitas itu?
Di bagian kepala manusia, terdapat rongga sinus yang letaknya di sekitar kedua tulang pipi
dan di atas mata. Rongga ini berisi semacam cairan, yang di bagian dalamnya terdapat semacam
bulu halus yang selalu bergerak ketika cairan itu bergerak. ROngga ini terhubung langsung
dengan rongga hidung kita. Ketika ada zat asing yang masuk melalui hidung dan menumpuk di rongga
sinus, maka tubuh akan mengeluarkan reaksi alergi seperti flu, pilek atau radang.
Ciri-ciri adanya ketidakberesan pada sinus kita adalah rasa sakit apabila daerah di sekitar tulang pipi
dan di atas mata ditekan.
Lalu apa hubungannya dengan Pot Neti?
Pot ini digunakan untuk mencuci hidung dengan cara mengisi pot dengan air hangat yang telah dicampur garam,
kemudian dihirup melalui hidung. Dengan cara ini maka kelenjar sinus akan terbersihkan dari zat asing.
Dan tujuan menggunakan air hangat+garam agar tubuh kita tidak shock dan terasa seperti tenggelam.
Subhanallah, sejenak saya terhening. Saya kemudian teringat tentang tata cara wudhu yang diajarkan Rasulullah SAW.
Sesuai hadis
Dari Abdullah bin Zaid al-Anshori, ketika diminta mencontohkan cara wudhu’ Rasulullooh saw hingga ia berkata: “Lalu ia (Rosulullooh saw.) berkumur-kumur dan menghirup air kehidung dari satu telapak tangan, ia lakukan yang demikian tiga kali (HSR. Bukhary dan Muslim)
Dan Rasulullah mengajarkan itu adalah dari Alloh SWT. Dia adalah Muhammad, seorang yang bahkan tidak dapat membaca.
Seorang yang hidup di abad ke-5 Masehi. Well, terpikir oleh saya Rosul mengajarkan untuk menghirup air melalui rongga hidung ketika berwudhu.
Tidak perlu dengan air hangat+garam, karena kita melakukannya paling tidak 5x sehari, dan itu membentuk kekebalan kita.
Ah, kalau tahu manfaatnya sebesar ini saya jadi ingin memperbaiki dan lebih bersungguh-sungguh dalam berwudhu.
Maha Suci Engkau Ya Alloh…., Dzat yang Menguasai Segala Ilmu
Categories: islam · kesehatan