
Title : “Beramal Shalih Selezat Cokelat , Bagaimana Bisa Menikmati Amal Shalih Tanpa Jenuh, Lemah, Capek dan Loyo”
Writer : Sami bin Muhammad
ISBN : 9789791867429
Price : Rp 21000 (on Super Book Fair, Feb’09)
I found this book when I visited Super Book Fair last week. Actally, I’ve bought many books before, but cause of the title, I decided to buy (again)
.
“Doing Deeds of Righteousness as Delicious as Chocolate”
From this book, I’ve got many recipe how to make charity become something delicious… I mark a sentence from p75 :
“……. Apabila engkau tidak mendapatkan kenikmatan dan kelapangan di dalam hati karena amal shalih, maka curigailah hatimu…..”
Rabb, let me try… Let me get it… Amiin
Categories: islam
Tagged: book
Sabtu 1 Desember 2007, kurang lebih pukul 10.30 WIB secara tak sengaja saya
menyaksikan acara di Metro TV, Oprah Winfrey Show. Tema saat itu adalah kesehatan,
dengan menghadirkan Dr. Oz, seorang dokter yang cukup terkenal di Amerika. Berbagai masalah kesehatan dibahas pada acara ini. Yang menarik perhatian saya adalah pada sesi terakhir ketika Dr. Oz memeperkenalkan sebuah barang yang
kemudian disebut Pot Neti.

Bentuknya unik, kira-kira seperti teko mini yang sering untuk menghidangkan teh di zaman dahulu.
Namun dengan ukuran yang lebih pepat dan mulut teko yang panjang dan mengecil.
Sang dokter memperkenalkan bahwa Pot Neti ini digunakan untuk mencegah penyakit sinusitas.
Sebenarnya seperti apa penyakit sinusitas itu?
Di bagian kepala manusia, terdapat rongga sinus yang letaknya di sekitar kedua tulang pipi
dan di atas mata. Rongga ini berisi semacam cairan, yang di bagian dalamnya terdapat semacam
bulu halus yang selalu bergerak ketika cairan itu bergerak. ROngga ini terhubung langsung
dengan rongga hidung kita. Ketika ada zat asing yang masuk melalui hidung dan menumpuk di rongga
sinus, maka tubuh akan mengeluarkan reaksi alergi seperti flu, pilek atau radang.
Ciri-ciri adanya ketidakberesan pada sinus kita adalah rasa sakit apabila daerah di sekitar tulang pipi
dan di atas mata ditekan.
Lalu apa hubungannya dengan Pot Neti?
Pot ini digunakan untuk mencuci hidung dengan cara mengisi pot dengan air hangat yang telah dicampur garam,
kemudian dihirup melalui hidung. Dengan cara ini maka kelenjar sinus akan terbersihkan dari zat asing.
Dan tujuan menggunakan air hangat+garam agar tubuh kita tidak shock dan terasa seperti tenggelam.
Subhanallah, sejenak saya terhening. Saya kemudian teringat tentang tata cara wudhu yang diajarkan Rasulullah SAW.
Sesuai hadis
Dari Abdullah bin Zaid al-Anshori, ketika diminta mencontohkan cara wudhu’ Rasulullooh saw hingga ia berkata: “Lalu ia (Rosulullooh saw.) berkumur-kumur dan menghirup air kehidung dari satu telapak tangan, ia lakukan yang demikian tiga kali (HSR. Bukhary dan Muslim)
Dan Rasulullah mengajarkan itu adalah dari Alloh SWT. Dia adalah Muhammad, seorang yang bahkan tidak dapat membaca.
Seorang yang hidup di abad ke-5 Masehi. Well, terpikir oleh saya Rosul mengajarkan untuk menghirup air melalui rongga hidung ketika berwudhu.
Tidak perlu dengan air hangat+garam, karena kita melakukannya paling tidak 5x sehari, dan itu membentuk kekebalan kita.
Ah, kalau tahu manfaatnya sebesar ini saya jadi ingin memperbaiki dan lebih bersungguh-sungguh dalam berwudhu.
Maha Suci Engkau Ya Alloh…., Dzat yang Menguasai Segala Ilmu
Categories: islam · kesehatan