Sore ini hujan lagi. Lagi? Ya, hampir setiap sore Jogja ku hujan deras, malahan dua hari yang lalu disertai angin kencang di sekitar daerah UGM. Antara khawatir, was-was dan sebel tiap sore kehujanan, ingin deh nulis sesuatu yang menyenangkan tentang hujan…
Dari muslim.or.id dapet deh artikel yang menyejukkan hati tentang hujan…
Ibnu Qudamah dalam Al Mughni, 4/342 mengatakan, “Dianjurkan untuk berdo’a ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
اُطْلُبُوا اسْتِجَابَةَ الدُّعَاءِ عِنْدَ ثَلَاثٍ : عِنْدَ الْتِقَاءِ الْجُيُوشِ ، وَإِقَامَةِ الصَّلَاةِ ، وَنُزُولِ الْغَيْثِ
“Carilah do’a yang mustajab pada tiga keadaan: [1] Bertemunya dua pasukan, [2] Menjelang shalat dilaksanakan, dan [3] Saat hujan turun.” (Dikeluarkan oleh Imam Syafi’i dalam Al Umm dan Al Baihaqi dalam Al Ma’rifah dari Makhul secara mursal. Dishohihkan oleh Syaikh Al Albani, lihat hadits no. 1026 pada Shohihul Jami’)
Begitu juga terdapat hadits dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ثِنْتَانِ لا تُرَدَّانِ، أَوْ قَالَ: مَا تُرَدَّانِ، الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِ، وَعِنْدَ الْبَأْسِ، حِينَ يَلْتَحِمَ بَعْضُهُ بَعْضًا وَفِي رِوَايَة : ” وَتَحْتَ المَطَر “
“Dua orang yang tidak ditolak do’anya adalah: [1] ketika adzan dan [2] ketika rapatnya barisan pada saat perang.” Dalam riwayat lain disebutkan, “Dan ketika hujan turun.” (HR. Abu Daud dan Ad Darimi, namun Ad Darimi tidak menyebut, “Dan ketika hujan turun.” Dikatakan shohih oleh Syaikh Al Albani. Lihat Misykatul Mashobih)
Iya ya,sejenak tersadar, bukankah hujan pun turun dengan perintahNya melalui malaikat Mikail ? Jadi ga bener donk kalo aku grundel-grundel gara-gara hujan…. Dalam setiap tetes air, ada kebesaranNya yang sering kita (aku) abaikan, astaghfirullah… Dan betapa air itu mengalir begitu indah, membasahi tanah, dan menjadi sumber kehidupan… yang semoga mengingatkanku dan menambah kesyukuranku.
Ya Alloh, turunkanlah hujan yang bermanfaat…

